Nama : Zuhriyan Ash Shiddieqy Bahlawan
NIM:21030110141011
Tugas Kimia umum klik DISINI !


Lanikai Oahu

Bora Bora, French Polynesia

The Maldives

Parque Nacional Tayrona, Kolombia


Fernando de Noronha, Brazil

Tenerife, Canary Islands

Seychelles Islands

Marquesas Islands

Palm Beach, Aruba

Phi Phi Islands, Thailand


10. African Cichlids
![]() Ikan ini diucapkan sebagai “Sick-Lids”. Ikan ini ditemukan di 3 danau di Afrika: Malawi, Tanganyika, dan Victoria. Spesies yg ada di Danau Victoria jumlahnya kurang beragam dan kurang berwarna-warni dibandingkan dengan lainnya. Biasanya mereka tumbuh hingga 6-7 inchi, dengan pengecualian untuk Spesies Frontosoa, yg bisa tumbuh sampe 12-14 inchi. Ikan2 ini adalah ikan2 air tawar yg bisa dengan gampang dipiara di akuarium rumahan. Selain diAfrika, ada juga spesies ikan ini yg idup di perairan Amazon, tapi ukurannya lebih besar dan lebih agresif dari yg di Afrika. 9. Parrotfish ![]() Dinamakan demikian karena bentuk mulutnya yg mirip paruh burung. Ikan ini menggunakan mulutnya yg seperti paruh itu untuk memecah dan memakan invertebrata kecil yg hidup di daerah koral. Biasanya mereka akan memakan utuh2 bebatuan koral atau pasir2 laut lalu mengunyah invertebrata yg ada di dalamnya, lalu membuang sisa2nya. 8. Regal Tang ![]() Ini ikan yang ada di Finding Nemo bukan sih? Btw, ikan ini tergolong dalam family Surgeonfish, yg memiliki pisau kecil dari zat kapur yg dapat disembunyikan di depan sirip ekornya. Pisau kecil ini digunakan terutama untuk sistem pertahanan dalam menghadapi predator. ![]() Ikan ini tergolong dalam Angelfish. Ikan2 ini bisa disimpan dalam akuarium2 rumahan dan dapat bertahan hidup dengan baik di dalam habitatnya (hardy). 6. Flame Ange ![]() Ikan ini memikiki hubungan dekat dengan Coral Beauty. Sifatnya sama seperti Coral Beauty, tapi sifatnya tidak ‘seteguh’ Coral Beauty. 5. Koi ![]() Ada banyak variasi warna dari ikan koi (sekitar 100an). Koi dapat memiliki warna oranye, merah, putih, keemasan, atau hitam. Beberapa penggemar koi rela membayar ribuan dolar untuk seekor koi hanya untuk mencari pola warna koi yg langka. ![]() Ikan ini tergolong susah untuk dipiara di akuarium rumahan, dan juga sangat mahal harganya. Di sumber yg gua baca, ga ada keterangan lebih lanjut untuk ikan ini. Mau googling? 3. Lionfish ![]() Ikan ini disebut juga Zebrafish. Tulang belakangnya itu memiliki racun yg sangat menyakitkan dan cukup efektif. Orang yg memeliharanya pastinya harus ati2 kalo mo membersihkan akuariumnya 2. Discus ![]() Ikan ini merupakan spesies ikan air tawar yg mungkin merupakan ikan air tawar yg paling cantik. Harganya juga mahal banget: anakan yg panjangnya 3 inchi berkisar antara $50-$80. 1. Mandarinfish ![]() Ada 2 varietas dari spesies ini: Mandarinfish standar dan Psychedelic Mandarin. Yang standar biasanya memiliki pola dan warna yg lebih bagus dibanding Psychedelic. Harganya ga lebihdari $20 per ekor, tapi yg jadi masalah adalah makanannya. |
Bapak Rosidi dari Puri Dewata Fishing Club membagikan sedikit tips dan tricks-nya untuk Anda semua.
Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu lokasi memancing ikan dimana satu sama lain memiliki karakteristik yang jauh berbeda.
Faktor lokasi ini terbagi 2 (dua) yaitu :
1. Memancing di sungai atau empang atau di muara
2. Memancig di laut.
Peralatan memancing secara umum yang diperlukan adalah
- Tongkat pancing beserta reel nya.
- Umpan (udang, cacing, pelet atau racikan sendiri)
- Mata kail
- Tang yang berbentuk lancip ( digunakan jika jari tertusuk kail )
- Pelampung kecil
- Tempat menyimpan tangkapan
- Rompi khusus memancing



Memancing di sungai/muara
Yang perlu disiapkan adalah peralatan memancing yang disebutkan di atas dengan memperhatikan faktor umpan dan setting alat pancing. Umpan yang digunakan di lokasi ini umumnya adalah cacing dan udang, sedangkan untuk setting alat pancing adalah memasang mata kail. Jumlah mata kail dalam setiap tongkat pancing minimal 2 mata kail, dengan posisi timah dibawah. Jarak mata kail dengan timah kira-kira 10 cm samapai 15 cm
Memancing di Empang atau Tambak
Peralatan mancing sama seperti di atas dan umpannya tergantung jenis ikan yang akan dipancing. Untuk ikan emas biasanya menggunakan umpan racikan yang dibuat sendiri dan bahan-bahannya juga mudah didapat. Bahannya menggunakan tepung pellet yang berbentuk butiran, daging ikan dan lain-lain. Jika tidak ingin terlalu repot umpan seperti ini bisa diperoleh di toko ikan atau toko pancing. Khusus untuk ikan mujair dan sejenisnya, umpan yang digunakan adalah cacing atau lumut hijau.
Untuk setting alat pancing di lokasi ini, mata kail yang digunakan bisa berjumlah 2 atau lebih dengan posisi pelampung berada diatas mata kail. Ketingian batas pelampung dan timah disesuaikan dengan kedalaman air. Untuk kedalaman 1,5 meter, jarak antara pelampung dan timah juga 1,5 meter, dan pelampung dibatasi pakai stopper.
Untuk media memancing di laut dikelompokan menjadi 2 (dua), yaitu
1. Memancing di tepi laut
2. Memancing di tengah laut
Memancing di tepi laut
Umpan yang digunakan untuk memancing di tepi laut berbeda dengan memancing di air tawar. Umpan yang digunakan bisa menggunakan cumi yang di potong kecil-kecil, udang atau ikan kecil. Setting alat pancingnya sama dengan setting untuk memancing ikan di sungai
Penggunaan umpan dengan udang atau ikan kecil biasanya digunakan apabila di tepi laut airnya keruh. Jika airnya bening, umpan yang digunakan bisa menggunakan cumi yang telah dipotong-potong karena ikan yang berada di tengah laut bisa saja mencapai tepi laut
Memancing di tengah laut
Casting fishing adalah cara memancing yang paling umum di pakai di pinggir perairan. cast fishing Teknik memancing casting fishing adalah teknik memancing dengan melempar kail ke tengah perairan dengan kekuatan yang maksimum untuk mencapai jarak terjauh dari pinggir perairan. Dengan kekuatan lemparan yang dimiliki oleh pemancing, ditambah dengan panjangnya joran yang digunakan seorang pemancing dapat menjangkau lebih dari 200 m dari garis pantai/ perairan. Kekuatan teknik pancing casting fishing terletak pada keterampilan seorang pemancing yang dengan pengalamannya menggunakan gaya lentur dari joran, ditambah dengan berat dari timbal dan mata kail yang mampu melemparkan mata kail jauh ke tengah perairan untuk menjangkau lokasi strategik ikan pancingan. Teknik casting fishing berkembang pesat di daerah yang memiliki pantai sebagai lokasi pemancingan, dengan teknik yang benar, melempar umpan ke tengah laut dapat dilakukan sebagai cara untuk menangkap ikan yang berada di pinggir pantai. Untuk mendapatkan ikan karang yang cukup besar, seorang pemancing diharapkan mencari perairan yang cukup dalam , dimana tempat tersebut biasannya ikan karang seperti kerapu, ikan kakap atu ikan roti mahu berenang. Mengingat ikan ini biasanya hanya dapat ditangkap di perairan yang cukup dalam, kekuatan si pemancing sendiri untuk melempar mata kailnya sejauh mungkin akan menjangkau ikan tersebut di perairan dalam. Teknik casting fishing juga dapat dilakukan di perairan tawar, dimana disungai – sungai besar, para pemancing ingin meraih ikan dengan jarak yang cukup jauh, dan diperlukan teknik memancing ini agar boleh mendapatkan ikan di perairan dalam, ikan patin di sungai besar, ikan tawes atau bader merah di perairan deras di sungai – sungai menggunakan cara memancing casting sebagai cara terbaik menangkap ikan. Sering kita melihat orang memancing baik di perairan tawar mahupun laut memancing dengan menggunakan teknik casting fishing ini sambil masuk kedalam air. Dengan cara masuk kedalam air, jangkauan mata kail akan semakin luas dan kemungkinan mendapatkan tempat terbaik lokasi ikan akan semakin besar.Dalam teknik memancing casting fishing cara ini sebaiknya anda juga memperhatikan beberapa alat keselamatan dan keselesaan untuk memancing sehingga anda lebih leluasa ketika memancing. 1. Gunakan kasut but untuk menjaga kaki anda dari batu – batuan atau kerikil dan batu tajam yang berada didalam air, sebaiknya anda memakai Waders boat atau baju kalis air yang tingginya sampai ke dada, sebagai alat untuk menjaga kaki anda dan badan anda yang berendam di dalam air dari serangga penyengat atau dari ikan berbahaya seperti pirana atau menjaga tubuh anda supaya tetap hangat saat memancing. 2. Bawalah peralatan pancing secukupnya bersama anda di saku, peralatan pancing yang dimaksud adalah mata kail, senar, tempat ikan, umpan dan aneka peralatan kecil lain yang diperlukan misalnya dalam keadaan mendesak, kail anda tersangkut dan ingin menggantinya dengan yang baru, anda tidak perlu susah-susah lagi untuk kembali ke darat sekadar untuk membetulkan mata pancing, atau mengganti umpan. 3. Gunakan alat pancing yang sesuai dengan keperluan anda, teknik casting fishing amat umum dijalankan oleh pemancing dengan menggunakan joran yang lentur serta reel atau gulungan automatik yang dapat menarik umpan anda secara cepat. Semakin lentur sebuah joran dan ditambah pemberat yang pas akan mendapatkan jarak lemparan yang jauh, menggunakan cara memancing casting fishing hanya untuk lokasi perairan yang luas saja, kerana kalau di kolam, atau di sungai biasanya menggunakan joran tipe antena sebagai senjata menangkap ikan. Dengan ukuran 3,6 m sudah menjangkau jarak yang cukup jauh. Kerana lokasi pemancingan sungai tidak terlalu lebar, dan jika di danau ikan perairannya biasanya lebih mudah di pancing di pinggir perairan. Selamat memancing
fishing jig
Teknik jigging merupakan teknik mancing laut dan tawar yang biasa dilakukan jika anda memancing di sebuah daerah yang memiliki kedalaman yang cukup sekitar 30 – 100 m. teknik jigging merupakan teknik memancing yang menggunakan umpan metal jig yang di ulurkan ke dalam air dengan menggoyang – goyangkannya secara vertikal sehingga sepertinya, umpan metal jig bergerak naik turun dengan aktif dan menarik perhatian ikan predator untuk memakannya.
Meski teknik ini umumnya dilakukan pada pemancingan laut, namun ada juga yang melakukannya di perairan tawar seperti di danau danau di Amerika dan Eropa. Meski prakteknya mudah teknik jigging yang terus menggerakkan umpan cukup membuat capek para pemancing yang mencobanya. Dengan lokasi perairan tengah, ikan sasaran untuk pemancingan teknik jigging adalah ikan predator seperti GT ( Giant Trevally), maupun ikan Baracuda dan Marlin.
Peralatan yang diperlukan untuk pemancingan teknik jigging yang pertama adalah joran yang cukup keras atau hard taper. Penggunaan soft taper atau medium taper agak kurang tepat karena akan menyebabkan umpan jig menjadi terlalu lentur saat di goyangkan di dalam air. Peralatan kedua adalah senar yang memiliki spesifikasi kekuatan tinggi, sehingga saat umpan anda ditarik oleh ikan pemangsa dapat kuat menahan gaya tarikannya. Gunakan kekuatan minimal 20 lbs dan sebaiknya menggunakan jenis senar multi filament yang terkenal tidak mudah keriting saat terjadi tarikan. Daya kekuatannya yang lebih kuat akan mengamankan ikan tangkapan anda.
Peralatan mancing yang ketiga tentu saja adalah umpan metal jig. Saat ini umpan jig tersedia dalam berbagai bentuk warna dan berat. Untuk pemancingan laut terdapat mulai dari berat 60 gram, 80 gram, 100 gram dan 200 gram. Besar dan berat umpan jig disesuaiakan dengan ikan sasaran namun untuk umumnya banyak pemancing menggunakan yang 100 gram. Sebaiknya anda menggunakan mata pancing yang bagus dan baru setiap kali memancing di laut, jika sudah tumpul akan mengurangi kekuatan daya tancapnya.
Bentuk umpan jig terdiri dari kepala , dan tubuh. Bagian kepala jig bisa berbentuk bulat, coned dan macam bentuk lain. Di kepala jig ini di talikan mata pancing yang berukuran cukup besar, seimbang dengan umpannya untuk mengait ikan. Bagian yang kedua dari umpan ini adalah tubuh jig itu sendiri yang biasanya terbuat dari bahan – bahan karet atau silikon yang tahan air. Tubuh jig sendiri bisa berbentuk seperti tali rumbai2 menyerupai ikan, bentuk ikan karet atau bentuk lain yang menarik.
Untuk bahan material jig yang digunakan di perairan tawar dapat juga menggunakan bahan alami seperti bulu ekor kuda yang dibuat berbentuk seperti serangga dan aneka jenis bentuk serangga dan kadal yang terbuat dari karet. Pemancingan dengan sistem jigging sering dilakukan pemancing laut di Indonesia untuk pemancingan di tengah laut. Meski banyak yang berbentuk warna – warni, namun rekan kami pak Ronny punya pendapat sendiri bahwa di dalam air warna – warna kurang begitu berpengaruh dengan ikan. Justru warna perak mengkilat atau warna flourecent yang berpendar pada saat malam akan lebih menarik perhatian ikan. Selamat memancing
Pada periode dasawarsa 1960-an, perkembangan industri termasuk industri kimia di Indonesia berlangsung dengan cepat. Perkembangan tersebut terjadi juga di Jawa Tengah khususnya di Semarang dan sekitarnya.
Hal ini menggugah gagasan Ir. Basit Wachid untuk membuka Pendidikan Teknik Kimia di Semarang. Bersama-sama dengan Ir. Nisyamhuri menjadikan terwujudnya gagasan pembukaan Pendidikan Teknik Kimia tersebut. Dengan persetujuan Rektor Universitas Diponegoro, waktu itu Prof. Sunaryo, SH., pada bulan Agustus 1965 dibuka Pendidikan Teknik Kimia yang menjadi bagian baru di Fakultas Teknik melengkapi bagian lain yang sudah ada, yaitu: Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur. Mahasiswa angkatan pertama adalah 27 orang yang dipilih dari 340 calon.
Pada kurun waktu awal berdirinya bagian Teknik Kimia Universitas Diponegoro, jumlah dosen tetap yang membina bagian ini hanya 10 orang. Tenaga Dosen luar biasa yang berasal dari Bagian Teknik Kimia Universitas Gajah Mada Yogyakarta berjumlah 7 orang. Sedangkan tenaga dosen yang berasal dari bantuan instansi/perusahaan di Semarang dan sekitarnya berjumlah 10 orang. Tenaga pengajar lainnya untuk mata kuliah penunjang dibantu dari Fakultas Teknik serta fakultas lain di lingkungan Universitas Diponegoro sendiri.
http://tekim.undip.ac.id